Pengadilan Agama Kelas 1A Pekalongan

Jl. Dr. Sutomo No.190 Pekalongan Timur - Kota Pekalongan

Ditulis oleh Admin Pengadilan Agama Pekalongan

 

RAPAT DINAS BULAN OKTOBER 2017

 

Pekalongan,  Rabu tanggal 18 Oktober 2017  tepat Pukul 14.00 WIB diadakan rapat dinas bertempat di ruang sidang Pengadilan Agama Pekalongan, dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, para Hakim, seluruh pejabat  kepaniteraan dan Sekretariatan serta pegawai honorer Pengadilan Agama Pekalongan ikut serta dalam rapat dinas. Rapat dinas diawali dengan bacaan basmallah dilanjutkan kultum oleh Bapak Drs. H. Zaenuri, M.Hum. dalam kultum tersebut beliau menyampaikan bahwa Malaikat akan mendo’akan kita apabila kita:

-  Berada di dalam Masjid dalam keadaan suci dari hadast;

-  Mau mendo’akan orang lain tanpa sepengetahuan oleh orang yang dido’akan;

-  Selalu berinfaq / bersodaqoh di waktu pagi hari;

 

Silanjutkan laporan dari Panitera Muda Hukum, kemudian laporan dari masing-masing bidang Kepaniteraan dan Kesekretariatan.

Pembinaan Ketua Pengadilan Agama Pekalongan Drs. H. Wahid Abidin, M.H. dalam pembinaanya beliau menyampaikan pentingnya  maklumat Ketua Mahkamah Agung untuk disampaikan,  juga  menjelaskan tentang point penting isi dari Maklumat Ketua MA, bahwa sebagai  upaya untuk membersihkan aparatur peradilan dari perilaku negatif, Mahkamah Agung mengeluarkan beberapa peraturan yaitu : Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) No. 7, 8, 9 Tahun 2016 yang terkait dengan pembinaan dan pengawasan aparatur peradilan dan untuk yang terakhir adalah Ketua Mahkamah Agung  mengeluarkan Maklumat Ketua MA No. 01/Maklumat/KMA/IX/2017 tentang Pengawasan dan Pembinaan Hakim, Aparatur MA, dan Badan Peradilan di bawahnya. Bapak Ketua juga menyampaikan bahwa  perlunya kita untuk merespon dan  menyikapi isi Maklumat Ketua Mahkamah Agung tersebut terkait adanya tanggung jawab yang berjenjang, untuk mengadakan pembinaan beserta jajarannya dan harus dilengkapi dengan dokumen pendudung. Beliau juga dengan tegas menyampaikan untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan tugas atau pelanggaran perilaku pegawai di Pengadilan Agama Pekalongan baik dari  Hakim, Pejabat Kepaniteraan, Pejabat Kesekretariatan serta Jurusita dan Jurusita Pengganti serta aparatur peradilan di bawahnya dengan melakukan pengawasan dan pembinaan baik di dalam maupun di luar kedinasan secara berjenjang.

Dilanjutkan pembinaan Wakil Ketua Pengadilan Agama Pekalongan Dr. Drs. Muhlas, SH., MH. menyampaikan bahwa SIPP bersifat melekat pada pegawai sehingga meskipun pegawai tersebut sudah pindah ke instansi lain baik dan tidaknya pekerjaan akan tetap berpengaruh pada SIPP, kita harus bisa membedakan antara petugas Informasi dan Humas. Terkait dengan petugas Informasi mengacu kepada KMA Nomor 114 (Transparasi tentang produk Pengadilan), untuk pengaduan yang lainnya yang menangani adalah petugas Humas. Bahwa petugas Humas lebih luas ruang lingkupnya.

Panitera Pengadilan Agama Pekalongan Drs. H. Jamali menambahkan hasil pertemuan Panitera dan Sekretaris  di  Hotel Ciputra Semarang dalam acara Quality Assurance, menyampaikan bahwa uang  titipan pihak ke tiga dengan uang perkara harus terpisah.

Sekretaris Pengadilan Agama Pekalongan Asmono, SH., juga menambahkan untuk uang yang disimpan di brankas maksimal Rp. 50.000.000,-  tidak boleh lebih.

Rapat ditutup dengan bacaan Hamdallah.